IMG-20260626-WA0012

PPAI Bawa Rencana Kontes Ayam Bangkok ke Pemprov Sulteng, Digelar Oktober di Sigi

SIGI, Sidiktipikor.com — Rencana pelaksanaan kontes ayam Bangkok mulai dimatangkan Perkumpulan Penggemar Ayam Indonesia (PPAI) Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3–4 Oktober 2026 di Desa Sunju, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Persiapan kegiatan itu turut dibawa PPAI dalam pertemuan bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi pengurus PPAI untuk menyampaikan konsep sekaligus meminta dukungan pemerintah provinsi terhadap pelaksanaan kegiatan.

Bendahara PPAI, Susanto, menjelaskan kontes akan dilaksanakan dengan melibatkan juri dan wasit sebagai bagian dari mekanisme penilaian. Pemenang ditentukan berdasarkan perolehan poin sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

Susanto mengatakan pelaksanaan di arena juga memiliki sejumlah ketentuan teknis, termasuk penggunaan bungkus taji. Ia menegaskan kontes tersebut tidak diarahkan pada pertarungan yang berujung pada luka berat maupun kematian ayam.

“Dalam ring pertarungan pun ayam diwajibkan untuk bungkus taji,” kata Susanto.

Ketua PPAI, Afandi Tansil, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata diposisikan sebagai ajang kompetisi. Menurutnya, kontes juga menjadi ruang bagi peternak untuk memperlihatkan hasil pemeliharaan sekaligus mengukur kualitas ayam yang dikembangkan.

Bagi para peternak, ajang tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu tahapan sebelum mengikuti kegiatan serupa pada skala yang lebih luas, termasuk event tingkat nasional.

Di sisi lain, PPAI melihat kegiatan tersebut memiliki potensi untuk mempertemukan penggemar ayam Bangkok sekaligus membuka ruang promosi bagi pelaku usaha peternakan.

“Dalam sektor pengembangan usaha ternak, ajang kontes ini juga menjadi bagian penting bagi promosi usaha ternak mereka dan akan menaikkan nilai jual ternak mereka,” ujar Afandi melalui Susanto.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido menyatakan dukungannya terhadap rencana kegiatan tersebut. Namun, dukungan itu disertai penekanan agar seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selagi tidak ada unsur judi dan membawa manfaat positif bagi kemajuan daerah, kami mendukung sepenuhnya,” tegas Reny.

Dengan jadwal pelaksanaan yang semakin dekat, PPAI berharap kontes tersebut dapat berlangsung tertib dan sesuai aturan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan itu diharapkan membuka ruang promosi bagi peternak serta memperkuat jejaring komunitas dan usaha ternak ayam di Sulawesi Tengah.

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1