SIGI, Sidiktipikor.com- Hobi tidak selalu identik dengan perjudian. Hal itu dibuktikan Afandi Tansil, owner Nuansa Farm, yang berhasil mengubah hobinya memelihara ayam tarung menjadi prestasi sekaligus usaha.
Dalam Kontes Ayam Tarung yang digelar Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Penghobi Ayam Kontes Nusantara Sulawesi Tengah (DPD PPAKN Sulteng) pada Ahad, 9 Agustus 2026 di Desa Sunju, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Nuansa Farm keluar sebagai juara utama.
Kemenangan itu sekaligus menjadi inspirasi bagi penghobi lain. Kehadiran Nuansa Farm menunjukkan bahwa kontes ayam tarung dapat menjadi ajang prestasi dan pengembangan usaha, bukan semata kegiatan negatif.
Dari Ternak ke Produk Jamu Ayam
Selain berprestasi di arena kontes, Nuansa Farm kini merambah bisnis produk pendukung. Afandi mulai memproduksi jamu dan obat-obatan untuk ayam ternak.
Salah satu produk andalannya adalah "Arak Gosok". Obat gosok khusus ayam tarung itu turut dipromosikan Nuansa Farm saat mengikuti kontes PPAKN Sulteng beberapa waktu lalu.
"Kami ingin menunjukkan bahwa dari hobi ini bisa lahir usaha yang memberi penghasilan, tidak hanya untuk saya tapi juga untuk karyawan," ujar Afandi yang akrab disapa Afang.
Berawal dari Anak Petani Beras Jagung
Di balik kesuksesan tersebut ada cerita perjuangan. Afandi mengaku berasal dari keluarga petani beras dan jagung.
Menurutnya, keberhasilannya tak terlepas dari peranan orang tua dalam mendidik, menjadi bekalnya untuk membangun usaha hingga seperti sekarang. Kini nama Nuansa Farm tidak hanya dikenal sebagai peternak ayam petarung, tetapi juga sebagai produsen jamu dan obat ayam.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi penghobi lain untuk mengembangkan potensi dari hobi yang digelutinya menjadi peluang usaha yang produktif.


