IMG-20260626-WA0012

Gufran Ahmad Resmi Pimpin Kadin Sulteng, Arah Baru Dunia Usaha Dimulai

PALU, Sidiktipikor.com — Kepemimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah memasuki babak baru. Gufran Ahmad resmi memimpin organisasi dunia usaha tersebut untuk periode 2026–2031 setelah dilantik dan dikukuhkan dalam agenda yang digelar di halaman Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu (16/9/2026).

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam momentum pergantian kepemimpinan Kadin Sulteng sekaligus memperlihatkan hubungan antara kepengurusan daerah dan Kadin di tingkat nasional.

Gufran sebelumnya terpilih melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kadin Sulteng. Setelah resmi menerima mandat tersebut, ia membawa gagasan untuk membangun kembali kekuatan internal organisasi dengan melibatkan para senior serta memperkuat posisi Kadin sebagai mitra pemerintah.

Sejumlah tokoh yang pernah berada dalam jajaran kepemimpinan Kadin Sulteng juga hadir dalam momentum tersebut, di antaranya Murad Nasir, Muhidin Said, H.M. Arus Abdul Karim, dan M. Nur Rahmatu.

Bagi kepengurusan baru, keberadaan para senior tersebut bukan sekadar bagian dari seremoni pelantikan. Pengalaman mereka dipandang sebagai bagian dari perjalanan panjang organisasi yang dapat menjadi pijakan dalam menghadapi tantangan dunia usaha ke depan.

Gufran menegaskan, Kadin Sulteng ke depan diarahkan agar lebih aktif dalam menyuarakan kepentingan dunia usaha sekaligus membangun komunikasi yang lebih kuat dengan pemerintah.

“Kami ingin Kadin Sulteng kembali menjadi mitra strategis pemerintah yang proaktif, tidak hanya reaktif,” kata Gufran dalam sambutannya.

Menurutnya, penguatan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan para pemangku kepentingan diperlukan untuk membuka peluang investasi sekaligus memperluas kesempatan kerja di Sulawesi Tengah.

Kehadiran Ketua Umum Kadin Indonesia juga diharapkan memperkuat konektivitas antara pelaku usaha di daerah dengan jaringan dunia usaha nasional.

Di tengah perkembangan investasi dan industri di Sulawesi Tengah, kepengurusan baru Kadin menghadapi sejumlah pekerjaan rumah, mulai dari kemudahan perizinan, dukungan infrastruktur, penguatan UMKM hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Persoalan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan sejauh mana pertumbuhan ekonomi daerah dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal.

Selain agenda pelantikan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan kegiatan sosial berupa donor darah serta pertemuan dengan sejumlah pelaku usaha di daerah.

Dengan dimulainya masa kepengurusan 2026–2031, Kadin Sulteng kini memasuki fase baru. Tantangannya bukan hanya mempertahankan eksistensi organisasi, tetapi memastikan Kadin mampu menjadi ruang komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha besar, UMKM, serta pelaku ekonomi daerah.

Mandat tersebut kini berada di tangan Gufran Ahmad bersama seluruh jajaran pengurus Kadin Sulteng periode 2026–2031.

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1