PALU,Sidiktipikor.com– Penantian panjang masyarakat akhirnya terjawab. Pada Jumat, 13 Februari 2026, Jembatan IV Palu bersama elevated road resmi difungsikan untuk umum setelah melalui tahapan uji teknis dan evaluasi keselamatan secara menyeluruh.
Pembukaan akses strategis tersebut dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tengah (BPJN Sulteng) sebagai pelaksana teknis pembangunan infrastruktur nasional di wilayah Sulawesi Tengah.
Sebelum dioperasikan penuh, BPJN lebih dulu menggelar uji coba lalu lintas terbatas pada 9 Februari 2026 sebagai tahap akhir memastikan kesiapan struktur, sistem keselamatan, dan kelayakan fungsi jalan. Hasil uji struktur, uji teknis, serta audit keselamatan jalan menyatakan jembatan tersebut layak dan aman digunakan masyarakat.
Momentum pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Reny A. Lamadjido dan Hadianto Rasyid, yang memberikan apresiasi atas rampungnya proyek penghubung vital di atas Teluk Palu itu.
Difungsikannya kembali Jembatan IV Palu menjadi simbol pulihnya konektivitas dua sisi Kota Palu. Infrastruktur ini tidak hanya memperlancar arus kendaraan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga yang selama ini bergantung pada akses penghubung tersebut.
Bagi masyarakat, pembukaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti bahwa proyek strategis nasional tersebut telah melewati tahapan pengujian dan siap dimanfaatkan secara optimal. BPJN Sulteng pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan perawatan berkala demi menjaga kualitas serta keselamatan pengguna jalan.
Dengan resmi difungsikannya Jembatan IV Palu pada 13 Februari 2026, akses di atas Teluk Palu kembali menyatu — membawa harapan baru bagi konektivitas dan pertumbuhan Kota Palu ke depan.
