Palu,Sidiktipikor.com— Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi di kawasan Jalan Tavanjuka Raya I, Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Sabtu sore (23/5/2026), sempat membuat warga sekitar panik dan khawatir terjadi kebakaran besar di area permukiman.
Asap tebal terlihat dari berbagai titik di Kota Palu dan terus membesar sehingga menarik perhatian masyarakat. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat cemas api akan menjalar ke rumah-rumah karena titik kebakaran berada tidak jauh dari kawasan padat penduduk.
Informasi kejadian diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu sekitar pukul 15.53 WITA. Tak berselang lama, petugas langsung bergerak menuju lokasi guna melakukan penanganan cepat.
Saat tiba di lokasi sekitar pukul 16.01 WITA, petugas mendapati api membakar tumpukan ban bekas dan limbah padat di lahan kosong yang dipenuhi rerumputan serta semak kering. Kondisi tersebut dinilai cukup berbahaya karena mudah memicu penyebaran api lebih luas.
Sebanyak tujuh unit armada pemadam bersama 39 personel Peleton 1 diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api. Di tengah asap pekat yang menyelimuti area kejadian, petugas bekerja keras melakukan penyemprotan dari beberapa titik agar api tidak merambat ke permukiman warga.
Upaya pemadaman turut melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia, DAMKAR Provinsi Sulawesi Tengah, serta relawan R.E.S.T Sulawesi Tengah. Berkat koordinasi cepat di lapangan, api berhasil dipadamkan sebelum menimbulkan kerusakan lebih besar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Setelah proses pendinginan selesai dilakukan, seluruh personel dilaporkan kembali ke markas dalam keadaan aman.
Pemerintah kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama di lahan terbuka dekat permukiman. Selain berpotensi memicu kebakaran, asap dari pembakaran ban dan limbah juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat serta mencemari lingkungan.
Penulis: Anjasman


