Caranya :CKG dilaksanakan secara Lintas Sektoral (Pemdes, PKK, Bidan Desa, Dan Kader Posyandu langsung CKG dari rumah kerumah dan pengumpulan massa
Parimo, Sidiktipikor.com — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Parigi Moutong mencatat capaian 58,4 persen dan berhasil menempatkan daerah tersebut di peringkat pertama capaian CKG di Sulawesi Tengah.
Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih aktif melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, SKM., MAP, menjelaskan bahwa peningkatan capaian tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Parigi Moutong saat refleksi satu tahun masa kepemimpinannya.
Arahan tersebut kemudian diwujudkan melalui peluncuran Gerakan Aksi Serentak (GAS) Sehat Bersama, yang melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas, bidan desa dan kader Posyandu di 23 kecamatan.
Menurut Darlin, sebelumnya posisi Kabupaten Parigi Moutong masih berada di peringkat kelima. Melalui arahan Bupati, Dinas Kesehatan ditargetkan mampu meningkatkan capaian hingga berada di posisi pertama.
Target tersebut akhirnya berhasil dicapai.
Namun, bagi Dinas Kesehatan Parigi Moutong, capaian tersebut tidak hanya berbicara mengenai persentase maupun peringkat.
Yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana masyarakat dapat melakukan langkah preventif dan promotif melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin, sehingga berbagai penyakit dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Terutama terhadap penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus (DM) dan berbagai penyakit lainnya.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, pelaksanaan CKG dilakukan secara lintas sektoral. Pemerintah desa, PKK, bidan desa dan kader Posyandu dilibatkan secara langsung dalam menggerakkan masyarakat.
Pelayanan juga dilakukan dengan pola jemput bola, termasuk pemeriksaan dari rumah ke rumah serta melalui pengumpulan masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan agar CKG tidak hanya menjangkau masyarakat yang aktif datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga mereka yang membutuhkan dorongan dan pelayanan lebih dekat dengan tempat tinggalnya.
Dinkes Ajak Masyarakat Cek Kesehatan Setahun Sekali
Darlin mengajak seluruh masyarakat Parigi Moutong memanfaatkan program CKG yang merupakan program nasional Presiden.
Ia berharap masyarakat tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatan, tetapi menjadikan pemeriksaan sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat.
“Harapan kami, karena CKG program nasional Pak Presiden, kami mengajak kepada seluruh masyarakat agar mari periksakan diri melalui CKG, sedikitnya satu kali dalam setahun sebagai langkah deteksi dini penyakit,” ujar Darlin.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan sejak dini memberikan manfaat bagi semua kalangan.
“Yang sehat tetap lebih sehat, yang sakit dapat terdeteksi dan tertangani sakitnya secara dini,” katanya.
Capaian 309 persen tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Parigi Moutong untuk terus memperkuat gerakan promotif dan preventif di bidang kesehatan.
Sebab, keberhasilan sesungguhnya bukan hanya ketika Parigi Moutong berada di peringkat pertama, tetapi ketika semakin banyak masyarakat sadar bahwa memeriksakan kesehatan secara rutin merupakan investasi untuk menjaga kualitas hidup sejak dini.
SIDIKTIPIKOR | PARIGI MOUTONG


