Diduga Ada Manipulasi Informasi, Tokoh Pemuda Soroti Konsultasi Publik AMDAL BTIIG di Makassar

Morowali, Sidiktipikor.com – Rencana kegiatan konsultasi publik Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) di kawasan industri PT Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) Topogaro, Morowali, menuai sorotan.


Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 24 April 2026 tersebut dinilai memunculkan sejumlah kejanggalan, terutama terkait penyampaian informasi kepada masyarakat lingkar kawasan industri.


Tokoh pemuda Morowali, Wazir Muhaimin, angkat bicara dan menilai adanya ketidaksinkronan informasi yang diterima masyarakat dari pihak perusahaan.


“Kami menilai ada ketidakterbukaan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat lingkar kawasan industri,” ujar Wazir kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).


Menurutnya, perbedaan mencolok terlihat antara isi surat undangan resmi dengan informasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp. Dalam undangan, kegiatan tersebut disebut sebagai konsultasi publik, sementara dalam komunikasi lain disebut sebagai kegiatan ramah tamah.


“Perbedaan ini menimbulkan pertanyaan dan berpotensi memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegasnya.


Ia menegaskan bahwa konsultasi publik merupakan bagian penting dalam proses AMDAL yang harus dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan masyarakat terdampak secara langsung.


“Konsultasi publik bukan sekadar formalitas, melainkan hak masyarakat untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak pada lingkungan dan kehidupan mereka,” jelasnya.


Wazir juga meminta agar pihak perusahaan dapat memberikan penjelasan yang transparan serta memastikan seluruh masyarakat lingkar kawasan industri dilibatkan tanpa pengecualian.


Selain itu, ia mengusulkan agar kegiatan konsultasi publik dapat dilaksanakan di wilayah Morowali guna memudahkan partisipasi masyarakat lokal.


“Kami berharap ke depan tidak ada lagi perbedaan informasi. Libatkan masyarakat secara terbuka agar tidak menimbulkan polemik,” tandasnya.


Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1